Macam-Macam Lauk

Resep cakwe

Cakwe adalah salah satu cemilan favorite dari SD sampai sekarang. Salah satu jenis gorengan yang keliatannya mudah dibuat ini ternyata cukup sulit saat dieksekusi terlebih pada langkah membentuk cakwe sebelum digoreng.

 

Saat 2 potongan adonan cakwe ditempel lalu ditarik panjang-panjang selalu jadi bagian menarik untuk saya perhatikan saat beli cakwe di penjual gorengan, ternyata cukup sulit saat harus mempraktikan sendiri.

 

Cakwe kali ini adalah cakwe krisis identitas. Namanya cakwe, rasanya cakwe, tapi bentuknya tidak seperti cakwe pada umumnya. 😛

 

Bahan Biang:

1 sdm Tepung terigu (Cakra Kembar)

1 sdt Ragi instan

1 sdt Gula pasir

3 sdm Air putih hangat

 

Bahan Cakwe:

250 gr Tepung Terigu (saya memakai merk Cakra Kembar)

½ sdt Baking powder

¼ sdt Soda kue

½ sdt Garam

1 sdm Minyak Goreng

100 ml Air putih

 

Saus:

Air secukupnya

Saus tomat

Saus sambal

1 sdm Tepung maizena

1-2 siung Bawang putih cincang

Gula

Garam

 

Cara Membuat:

  1. Dalam mangkok kecil. Campur bahan biang menjadi satu, aduk rata. Lalu diamkan ±10 menit.

 

  1. Dalam mangkok besar. Masukkan tepung terigu, SK, BP, dan garam. Aduk rata. Lalu Tuangkan bahan biang dan minyak goreng, aduk hingga tercampur rata.

 

  1. Tuangkan air putih sedikit demi sedikit sambil uleni adonan dengan tangan hingga air habis dan adonan menjadi kalis.

 

  1. Bulatkan adonan, istirahatkan adonan selama 2 jam, jangan lupa tutup rapat wadah adonan dengan plastik.

 

  1. Setelah 2 jam, adonan cakwe siap digoreng. Ambil adonan dan bentuk sesuai keinginan. Bisa dengan cara menempel 2 potongan adonan lalu tarik memanjang sebelum digoreng (saya menggunakan cara memilin 2 potongan adonan).

 

  1. Campurkan semua bahan saus ke dalam panci/wajan, aduk rata hingga tepung maizena larut, lalu panaskan panci. Jangan lupa test rasa. Matikan api jika adonan saus mendidih dan mulai mengental.

 

  1. Cakwe dan saus siap dihidangkan.

 

 

PS:

Air untuk bahan biang tidak boleh panas, karena akan membunuh ragi. Test air menggunakan jari terlebih dahulu, jika terasa sakit di kulit, tandanya air masih terlalu panas

Bacaan Lainnya...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *